Conditional Sentence (Kalimat Pengandaian) : Pengertian, macam-macam, dan Contoh

Conditional Sentence adalah kalimat pengandaian. Pasti kamu pernah berandai-andai, kan? untuk membuat kalimat pegandaianmu menarik dan sesuai gramatikal, yuk pelajari Conditional Sentence. Ciee… Berandai ajah harus mikir rumus.

Pengandaian dibagi menjadi tiga. Pengandaian di Masa depan, masa sekarang dan masa lampau. Intinya ada tiga type kalimat pengandaian di bawah ini.

Pengandaian di Masa Depan

Main Clause menggunakan Simple Future. Sedangkan kalimat pengandaianya atau If- Clause menggunakan Simple Present.

Rumus : Type 1
– If simple present, simple future
– Simple Future, If simple present

Contoh :
– If I get Job this month, I will treat you.
– I will buy a motorcycle, If I have much money.

Jika saya mendapat pekerjaan bulan ini, saya akan mentraktir kamu. Type 1 ini merupakan kalimat pengandaian yang mungkin bisa terwujud. Type 1 ini tidak memiliki kenyataan karena yang di andai-andaikan belum terwujud. Misalnya, kamu berandai-andai jika besok gebetanmu datang, kamu akan membeli baju baru.

Pengandaian di Masa Sekarang

Main Clause menggunakan Simple Past. Sedangkan kalimat pengandaianya atau If-Clause menggunakan Past Future.

Rumus : Type 2
– If simple past, simple past future
– Simple past future, If simple past

Contoh :
– If you did it one more time, I would punish you.
Raelity : You do not do it one more time.
– I would be happy, If you came here.
Reality : You do not come here.

Aku akan bahagia jika kamu datang ke sini. Tetapi kenyataanya kamu tidak datang ke sini. Itu adalah kalimat pengandaian type 2. Hayalan yang berbanding terbalik dengan kenyataan. Misalnya lagi, kamu tidak lulus ujian hari ini. Kemudian kamu berandai, Jika saja kamu belajar yang giat waktu itu, pasti lulus ujian. Jadi, kalimat pengandaian ini adalah pengandaian yang tidak bisa terwujud karena bertolak belakang dengan masa sekarang. Tidak mungkin terwujud seperti hayalanmu bertemu ‘dia’ 🙁

NOTE! Semua subject akan menggunakan tobe (Were) bukan (Was) meskipun menggunakan subjek (She).

Pengandaian di Masa Lampau

Main Clause menggunakan Past Future Perfect. Sedangkan kalimat pengandaianya atau If-Clause menggunakan Past Perfect.

Rumus :
– If Past perfect, past future perfect
– Past future perfect, If past perfect

Contoh : Type 3
– Intan would have been angry, If Fina had not come there.
Reality : Fina came there.
– If Sinta had not helped me yesterday, I would have been sad.
Reality : Sinta helped me yesterday.

Type 3 sama mudahnya dengan type satu dan dua. Type tiga ini pengandaian yang tidak mungkin terwujud karena bertolak belakang dengan masa lampau.

Contoh :
– Type 1 : If it rains, the class will be off tomorrow
– Type 2 : If Kasih weren’t here, it would be so quiet.
– Type 3 : If Nisa had not been in a wrong in way, we would have won.

OW IYA! INGAT LAGI, YA

  • Di Pengandaian, Was diganti menjadi Were
    – I were
    – She Were
  • Di Fakta, tenses tetap normal, bisa menggunakan ‘Was’
  • Contoh :
    – Pengandaian : If I were him, I would not go.
    – Fakta : I am not him, So I go.

Tabel Rumus Pengandaian dan Fakta Conditional Clause type 1, 2, and 3

Type 1  
Pengandaian If + Simple Present, Past Future
Fakta Past Future, If Simple Past
Type 2  
Pengandaian If + Past Tense, Past Future
Fakta Past Future, If Past Tense
Type 3  
Pengandaian If + Past Perfect, Future Perfect
Fakta Future Perfect , If Past Perfect

**Selamat Mencoba berandai-andai. Andaikan saja kita bertemu, misalnya 🙂

Leave a Reply

Close Menu