Menyatakan Kalimat: STATEMENT VS QUESTION

Statement (Per-Nyata-an) dan Question (Per-Tanya-an). Menyatakan sesuatu bisa berupa apa saja. Pendapat, gagasan, kesepakatan, atau menyatakan perasaan. Demikian juga pertanyaan. Statement and question dipelajari untuk memudahkan kita menyusun kalimat dengan benar saat menyatakan pendapat dan bertanya. Lagi-lagi gramataikal. Sebaik-baiknya kalimat adalah yang mudah dipahami dan benar secara penyusunan. Termasuk untuk menyusun kalimat Statement and Question.

  1. Statement
    Kalimat ini digunakan untuk menyatakan pendapat atau pernyataan lainya kepada orang lain.
    Pola                 : S + Be + Ving
    Contoh :                    
    – I don’t know what you are doing
    Saya tidak tahu apa yang sedang kamu lakukan.
  2. Question
    Kalimat ini digunakan untuk bertanya. Menanyakan apa saja yang ingin kamu ketahui (Selain stalking diam-diam loh, ya…)
    Pola     : Aux + S
    Contoh :
    – What Are you doing?
    Apa yang sedang kamu lakukan?

    Meskipun kalimatnya sama. Sama-sama mengenai kegiatan seseorang, tetapi dengan penyampaian dan penekanan yang berbeda. Maka jenis kalimatnya pun berbeda. Termasuk bagaimana orang yang mendengar akan menanggapi.

    Contoh :
    How can you come here? (Kalimat tanya) tentu saja orang yang mendengar akan merespond kalimat ini dengan jawaban berupa alasan kenapa dia berada di sana.
    – I wonder how you can come her. (Kalimat pernyataan) mendengar kalimat ini, mungkin temanmu hanya akan tersenyum. Karena pernytaan tidak membutuhkan jawaban.

    Nah, mari kita menyatakan dan bertanya dengan cara benar untuk mendapatkan respond yang tepat juga.

**Selamat Mencoba 🙂

Leave a Reply

Close Menu