Modal II fungsi

Seperti yang tertulis di artikel sebelumnya bahwa modal auxiliary memiliki beberapa fungsi yang di antaranya adalah menyatakan:
1. Ability/ kemampuan
2. Permission/ Minta ijin
3. Obligation, advisibility/ kewajiban,
4. Necessaty/ kebutuhan
5. Posssibility/ Kemungkinan

Modal II ability

1. Ada beberapa macam modal yang mengindikasikan kemampuan, seperti “Can, could, be able to”. Mereka semua di gunakan untuk menyatakan “kemampuan fisik, kemampuan pelajaran/ pengetahuan, dan yang ketiga di gunakan untuk menyatakan kemampuan secara umum “
Contoh:
* I can lift this stone.
Kalimat di atas menyatakan kemampuan fisik.
*They can speak English well.
Kalimat di atas menyatakan kemampuan ilmu pengetahuan.
* You can see me tonight.
Menyatakan kemampuan secara umum, dan memiliki kesetaraan di dalam menyatakan bisa melakukan sesuatu”

Modal II Permission

Di dalam menyatakan ”permisi” ada beberapa modal yang di gunakan, seperti ‘‘May” yang bermakna boleh/ bolehkah lebih sering di gunakan, akan tetapi dalam informal kita bisa gunakan ‘‘can” untuk meminta ijin/ permission. Dari dua modal di atas menyatakan lebih beda dengan permisi ”Might” daripada”could” sendiri.
Contoh :
* May I come to your office? Yes, you may. / No, you may not. (cannot)
* May Paijo join us tonight watching? Yes, he may. / No, he may not. (cannot)

Untuk penggunaan simple past dari ”May dan Can” juga di gunakan untuk request ”Might atau Could” dan umumnya dari jawaban tersebut menggunakan ”simple present”.
Contoh:
*Might/ could I borrow your car? Yes, you may. / No, you may not.
*May/ can I have a glass of water? Yes, you can.

Modal II Obligation/ Advisibility

Should dan Ought to terjadi pada statement yang mana suatu tugas atau keuntungan dari sesuatu yang mungkin diterima/ di tolak.
Contoh :
* You should/ ought to do your homework every day. (benar-benar di harapkan untuk dilakukan/ berbentuk kewajiban)
* You should/ ought to eat less if you want to lose weight. (sebuah saran pada orang lain untuk di lakukan)

Teman-teman bias menggunakan saran untuk bentuk lampau yang tidak di lakukan oleh orang tersebut. Dengan menggunakan (Should have/ Ought to have + V3)
Contoh:
*Paijo should have gone to the dentist yesterday.
*Paijo seharusnya pergi ke dokter gigi kemarin.
Kalimat diatas memberikan saran untuk, si Paijo yang seharusnya pergi ke dokter gigi akan tetapi paijo tidak pergi.

Modal II Necessaty

Ada perbedaan antara ”obligation dan necessaty” sering dalam 1 perbandingan. Sementara pernytaan ”Should dan Ought to” menyarankan keinginan dari tindakan yang mana mungkin tidak di lakukan.
Seperti ”must dan have to’‘ yang memiliki kewajiban kuat.
Contoh:
* You must (have to) do your homework every day. -kewajiban yang menimbulkan efek
* This is an excellent book. You should (ought to) read it. -menyarankan/ lemah
*This is an excellent book. You must (have to ) read it. -recomendasi yang kuat

Note 1: Must lebih kuat paksaan/ kewajibanya daripada have to
Contoh :
* He must go to hospital. (Ada efek serius jika tidak di lakukan)
* The class is done. You have to go home. ( tidak ada efek jika di lakukan atau tidak)
Note 2: Untuk penggunaan negative lebih sering orang asli inggris menggunakan ”Don’t have to”/(tidak harus) dari pada ”Must”/ (Di larang).
Contoh:
* You don’t have to go to movie tonight.
* You must not go to movie tonight because you have much homework. (lebih bermakna di larang)

ModaI II Possibility

“May” adalah auxiliary regular yang sering di gunakan untuk menyatakan possibility/ kemungkinan.
* It may (might) rain tonight.
* He mya (might) have gone to party las night.

Sebagai tambahanya tergantung pada konteks, untuk modal yang lain terutama “can, could, must” menandakan variasi yang bermacam-macam dari kemungkinan, kita akan menujukan bagaiamana mungkin dan dapat berbeda dengan yang lainya.

May Vs Can II possibility

Menurut makna kamus semua dari ” may/ can be atau juga may, can”bisa saja terjadi. May mengindikasikan kemungkin dari kesempatan dan menyatakan kemungkinan yang lain seperti makna negative( it may rain/ it may not rain).
“Can” menyarankan apa yang ada di dalam kemungkinan dan ” can” sendiri sering berarti kepastian yang sangat. Bentuk kepastian di masa lampau adalah “may / might have/ could have”.
Contoh :
Bentuk present : Something can/ may go wrong.
atau : Something could/ might go wrong.
bentuk Past : Something could/ or may, might have gone wrong.

Sebagai catatan bahwa “Could have” di gunakan kemungkinan di masa lampau, bukan kemampuan di masa lampau. Itu juga terjadi pada bentuk present dari “may” yang mana tidak terjadi pada pertanyaan-pertanyaan yang mana terdapat di dalam kemungkinan.

Why hasn’t Paijo arrived yet?
Could (or might) she have missed the train?
Can, (could, might) she still be at the station?

May vs. should vs. must for probability

Setiap auxiliary di atas mengindikasikan dugaan dari setiap kejadian. May suatu ketidak pastian. Should menyarankan sesuatu perbandingan kemungkinan yang beralasan biar bagaimanapun should juga bias mengexpresikan harapan yang mungkin. Must menunjukan perbandingan kemungkinan yang di gunakan pembicara atau penulis cukup menentu/ falid yang mana memberikan kesimpulan bahwa bukti yang telah ada memang benar.

Kesimpulan tentang :
Present time
He left home an hour ago.
He may (might) possible be at office by now. (uncertainty/ ketidak pastian)
Or
He should be at the office by now. ( expectation/ harapan)
Or
He must certainly be at the office by now. ( certainty)

Past time
He left home an hour ago.
He may (might) possible have arrived at office by now. (uncertainty/ ketidak pastian)
Or
He should have arrived at the office by now. ( expectation/ harapan)
Or
He must certainly have arrived at the office by now. ( certainty)
Terkadang Should have di gunakan untuk kemungkinan di masa lampau, harapan yang tidak di sadari.
He should have arrived last night, but his train was delayed.
Pembahasan Should have di atas setara dengan ” di harapkan/ supposed to” dan untuk Must have di gunakan untuk “past probability” bukan untuk “past necesaty”

Future time
He is leaving home now.
He may (or might) get to the office in half an hour.
Or
He should get to office in half an hour.
Must dalam sebuah arti dari kemungkinan tidak di gunakan untuk waktu masa yang akan datang.

Leave a Reply

Close Menu